Tube Inspection (Inspeksi Tubular & OCTG)

Pemeriksaan dan pengujian pipa serta tube, dari OCTG pada kegiatan migas hingga tube heat exchanger, condenser, dan boiler, untuk memastikan integritas dan kelayakan operasi.

Layanan Pengujian Teknis APITINDO

Memastikan Integritas Tube & Tubular dari Sisi Dalam

Inspeksi tubular adalah pemeriksaan dan pengujian pipa serta tube, mulai dari OCTG (Oil Country Tubular Goods) untuk kegiatan migas hingga tube pada heat exchanger, condenser, boiler, dan reboiler, guna memastikan kondisi, kualitas, dan kelayakannya.

Layanan ini termasuk dalam kelompok Pengujian Teknis APITINDO dan dilaksanakan oleh perusahaan anggota melalui metode seperti RVI/RVT, APRIS, Eddy Current (ECT), ACFM, serta pengukuran ulir dan dimensi.

Screening Cepat Seluruh Tube
Verifikasi Visual Tanpa Bongkar
Sizing Penipisan Dinding Detail
Laporan & Rekomendasi Integritas
Inspeksi tube dan tubular oleh perusahaan anggota APITINDO
Pengujian Teknis: Tubular & OCTG
Dilaksanakan oleh perusahaan anggota APITINDO
Nilai Strategis

Mengapa Inspeksi Tube Penting?

Kerusakan tube berkembang di tempat yang tidak terlihat. Inspeksi yang tepat mengubahnya menjadi data untuk keputusan perawatan.

Kerusakan Terjadi di Sisi yang Tidak Terlihat

Pitting, penipisan dinding, dan penyumbatan berkembang di dalam tube. Kombinasi screening cepat, verifikasi visual, dan pengujian detail memberi gambaran kondisi seluruh tube, bukan hanya titik sampel.

Dari screening hingga keputusan integritas

Rekaman & Jejak Audit Digital

Video/citra, tube map, dan rekaman sinyal tersimpan sebagai bukti, sehingga hasil inspeksi dapat ditinjau ulang dan diverifikasi.

Dapat Diaudit

Inspeksi Tanpa Pembongkaran

RVI/RVT memungkinkan verifikasi visual bagian dalam tube tanpa membongkar peralatan.

Pemeriksaan Lebih Terarah

APRIS men-screening tube dalam jumlah besar dalam hitungan jam, lalu pengujian detail difokuskan pada tube berindikasi.

Keputusan Berbasis Data

Hasil sizing % wall loss mendukung rekomendasi plugging atau penggantian tube secara objektif.

Ruang Lingkup 1

Inspeksi OCTG (Oil Country Tubular Goods)

Pemeriksaan pipa tubular untuk kegiatan migas, dari area ujung pipa hingga kualitas ulir sambungan.

End Area Inspection

Pemeriksaan area ujung pipa yang rentan terhadap kerusakan saat penanganan dan pemakaian.

Full Length Drifting

Pelewatan mandrel (drift) sepanjang pipa untuk memastikan diameter dalam bebas hambatan sesuai spesifikasi.

Threading Surveillance

Pengawasan kualitas proses pembuatan ulir (threading) dan pemeriksaan hasilnya terhadap spesifikasi.

API Thread Gauging

Pengukuran dimensi ulir dengan gauge sesuai standar API untuk menjamin kesesuaian sambungan.

ACFM

Alternating Current Field Measurement, teknik elektromagnetik untuk mendeteksi dan mengukur retak permukaan.

Surface Roughness

Pengukuran kekasaran permukaan untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan spesifikasi.

Ruang Lingkup 2

Metode Inspeksi Tube

Heat exchanger, condenser, boiler, reboiler, dan peralatan tubular lain diperiksa dengan tiga metode yang saling melengkapi.

Remote Visual Inspection

Verifikasi Visual Internal Tube Tanpa Pembongkaran

Menggunakan borescope/videoscope industri untuk mendokumentasikan kondisi permukaan, deposit, korosi, dan indikasi makro di dalam tube.

  • Optik, depth of field, pencahayaan, dan fokus
  • Insertion, articulation, pan/tilt, dan perekaman
  • Identifikasi deposit, korosi, deformasi, dan indikasi makro
  • Pelaporan: bukti video/screenshot, lokasi indikasi, inspection sheet
Aplikasi Lapangan
  • Water injection lines
  • Boiler pasca chemical cleaning
  • Deteksi kerak/deposit dan deformasi
Standar Acuan
ASME Sec. V Art. 9 API 510 API 570
Acoustic Pulse Reflectometry

Rapid Screening Tube dalam Jumlah Besar

APRIS memanfaatkan pulsa akustik di dalam tube. Perubahan luas penampang menghasilkan pantulan yang dibaca untuk menemukan penyumbatan (blockage), degradasi/penipisan dinding, dan lubang (hole).

  • Tubesheet mapping dengan identifikasi baris/kolom
  • Pengiriman pulsa suara dan pembacaan sinyal pantulan
  • Interpretasi signature blockage, wall loss, dan hole
  • Pelaporan: tube condition map dan ringkasan hasil
Contoh Kemampuan Teknologi
~10 detik
per tube
7 – 100 mm
diameter dalam tube
hingga 25 m
panjang tube (1 sisi)
≥ 1 mm
diameter hole terdeteksi

Angka mengacu pada unit APRIS referensi dan dapat berbeda menurut peralatan penyedia jasa.

Standar Acuan
ASTM E2906 ASME Sec. V Art. 18
Eddy Current Testing

Pemeriksaan Detail & Sizing Penipisan Dinding

ECT memeriksa tube konduktif non-feromagnetik (misalnya Cu, stainless steel, titanium, Inconel) dengan induksi medan elektromagnetik, termasuk pemilihan frekuensi dan probe, kalibrasi, analisis impedance/phase, dan sizing indikasi.

  • Probe bobbin/internal, differential dan absolute
  • Kalibrasi dengan reference standard dan simulasi cacat
  • Pembedaan cacat sisi dalam (ID) dan luar (OD), serta penekanan sinyal baffle
  • Defect sizing (% wall loss) dan laporan sinyal
Hasil Analisis
Strip-chart Impedance plane Phase angle ID/OD discrimination Defect sizing
Standar Acuan
ASME Sec. V Art. 8 ASNT SNT-TC-1A ISO 9712
Prosedur Kerja

Alur Inspeksi Terpadu: Dari Screening ke Keputusan Integritas

Tiga metode digabung dalam satu alur, sehingga setiap tahap mempersempit fokus ke tube yang benar-benar bermasalah.

1
Rapid Screening
APRIS

Seluruh tube di-screening untuk menemukan indikasi.

2
Visual Verification
RVI/RVT

Tube berindikasi diverifikasi secara visual.

3
Detail Examination
ECT

Pemeriksaan detail dan sizing penipisan dinding.

4
Data Integration
Analisis

Seluruh data dirangkum dalam satu laporan.

5
Integrity Review
Rekomendasi

Rekomendasi plugging atau penggantian tube.

Mekanisme Kerusakan

Jenis Kerusakan yang Dikenali

Inspeksi tube dirancang untuk mengenali kerusakan umum pada peralatan tubular di fasilitas industri.

Pitting

Lubang korosi lokal yang dalam dan berisiko menembus dinding tube.

Wall Thinning / Wastage

Penipisan dinding merata maupun lokal akibat korosi atau erosi.

Blockage / Fouling

Penyumbatan atau deposit yang mengurangi aliran dan efisiensi perpindahan panas.

Dent

Deformasi lokal pada tube akibat benturan atau tekanan mekanis.

Fretting

Keausan akibat gesekan berulang antara tube dan penyangganya, misalnya baffle.

Cracking

Retakan pada tube yang dapat berkembang dan menyebabkan kebocoran.

Deliverables

Hasil yang Anda Terima

  • Video/citra & inspection sheet
    Hasil RVI/RVT dengan lokasi indikasi.
  • Tube map & screening result
    Peta kondisi seluruh tube dari APRIS.
  • Interpretasi sinyal & sizing
    Hasil ECT beserta % wall loss tiap indikasi.
  • Laporan terpadu & rekomendasi
    Seluruh data dalam satu laporan, termasuk rekomendasi plugging atau penggantian.
Rujukan Teknis

Standar Acuan per Metode

MetodeAcuan
RVI/RVTASME Section V Article 9, API 510, API 570
APRISASTM E2906/E2906M, ASME Section V Article 18
ECTASME Section V Article 8, ASNT SNT-TC-1A, ISO 9712

Metode, peralatan, dan standar yang digunakan dapat berbeda pada tiap perusahaan anggota. Gunakan Direktori Anggota untuk menemukan penyedia jasa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Perusahaan Anggota APITINDO

Cari Pelaksana Tube Inspection

Temukan perusahaan anggota APITINDO yang menyediakan inspeksi OCTG, RVI/RVT, APRIS, dan Eddy Current di seluruh Indonesia.

Tingkatkan Kompetensi Tim Inspeksi Anda

APITINDO Akademi menyiapkan program Advanced Tube Inspection: RVI/RVT, APRIS, dan ECT.

Lihat Akademi